Minggu, 30 Juni 2013

Selakau dan Pesonanya, penghasil ikan laut

Selakau dan Pesonanya, penghasil ikan laut, Boga bahari, makanan laut atau hidangan laut (bahasa Inggris: seafood) adalah sebutan untuk makanan berupa hewan dan tumbuhan laut yang ditangkap, dipancing, diambil dari laut maupun hasil budidaya. Burung dan burung air yang terdapat di laut tidak termasuk ke dalam makanan laut.
Di beberapa negara, istilah "makanan laut" juga mencakup mamalia laut, ikan dan kerang yang ditangkap atau dikumpulkan nelayan dari air tawar (danau dan sungai). Makanan laut merupakan sumber protein, lemak, vitamin, dan mineral (seng, zat besi, selenium, magnesium, dan iodium).

Makanan laut sudah dikonsumsi manusia sejak zaman purba. Orang Mesir kuno memanfaatkan makanan laut sebagai sumber protein. Makanan laut diperoleh dengan cara memancing di Laut Mediterania dan Sungai Nil, serta memelihara ikan di kolam. Orang Yunani kuno juga memakan ikan dan kerang-kerangan dalam bentuk segar atau kering.

Makanan laut tersedia dalam bentuk segar, kering, atau beku. Ikan segar atau ikan beku biasanya dijual setelah dibekukan di dalam lemari es atau didinginkan dengan es. Ciri-ciri ikan bermutu baik:
  1. Warna tubuh ikan harus cerah, mengkilat, dan terlihat bagus
  2. Ikan Tidak berbau amis atau bau menyengat seperti amonia
  3. Mata ikan harus terlihat cerah, jernih, dan menonjol keluar
  4. Daging ikan tidak lunak dan lentur bila ditekan
  5. Bagian insang atau bagian yang mengandung pembuluh darah harus terlihat merah tua atau merah jambu, dan bukan warna coklat atau abu-abu.


  • Hewan laut yang memiliki cangkang harus utuh, tidak retak, atau pecah
  • Cangkang kerang atau tiram yang masih hidup akan menutup bila dipegang dengan tangan
  • Kaki-kaki dari kepiting dan udang karang yang hidup masih bisa bergerak.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar